Generator perintah yt-dlp untuk Instagram
Susun perintah yt-dlp untuk unggahan dan reels Instagram. Cookies sudah dinyalakan karena hampir tidak ada yang bisa jalan tanpanya.
Instagram butuh sesi login
Instagram hampir tidak menyajikan apa pun untuk permintaan tanpa login, jadi --cookies-from-browser praktis wajib, bukan opsional. Tutup browser sebelum menjalankan perintah: Chrome dan Edge mengunci basis data cookies selagi terbuka.
Carousel diperlakukan sebagai playlist, jadi setel penanganan playlist ke seluruh playlist untuk mengambil semua itemnya. Stories butuh sesi yang mengikuti akun itu dan hilang setelah 24 jam.
Instagram makin lama makin tidak percaya akses otomatis, dan sesi yang mengunduh terlalu banyak terlalu cepat akan diminta login ulang — cirinya, perintah yang kemarin masih jalan hari ini mengembalikan halaman login. Pakai akun khusus, bukan akun utama Anda, jaga cookies-nya tetap segar dengan sesekali login seperti biasa, dan terima bahwa akun yang dipakai begini kadang tetap ditandai betapapun hati-hati perintahnya ditulis. Itu harga platformnya, bukan bug yt-dlp.
Post, reel, dan highlight melewati ekstraktor yang sama tapi menampilkan hal yang berbeda untuk sesi yang berbeda. Reel dari akun yang Anda ikuti terunduh lancar; reel di halaman jelajah sering menolak sesi yang tak pernah berinteraksi dengan konten semacam itu. Highlight — lingkaran story yang disematkan di profil — masing-masing terunduh sebagai playlist berisi story-nya. IGTV sudah pensiun: tautan lama kadang masih bisa diurai, tapi tidak ada yang baru memakainya.
Instagram membatasi laju lebih keras daripada platform mana pun yang biasa dihadapi yt-dlp. Fragment paralel memperburuk keadaan, bukan memperbaiki; satu item per kali dengan jeda antar putaran adalah pola yang bisa bertahan. Putaran multi-item yang gagal di tengah itu normal — berkas arsip plus lanjut-walau-ada-error mengubah percobaan ulang menjadi pelanjutan, bukan mulai ulang, dan itu penting karena pada saat putaran selesai, tautan CDN item-item terawal biasanya sudah kedaluwarsa dan putaran penuh dari nol akan mengambil ulang halaman-halaman, bukan medianya.
Yang tidak bisa dipulihkan: post dari akun privat yang tidak Anda ikuti, story yang sudah lewat dua puluh empat jam, dan apa pun yang terhapus sebelum Anda menjalankan perintah. Tautan CDN di dalam halaman yang baru diambil cepat kedaluwarsa, jadi URL media yang satu jam lalu masih berfungsi bisa menolak sekarang — ambil ulang halaman postnya, jangan mencoba lagi tautan lama. Kedaluwarsa seperti itu juga argumen untuk mengunduh segera alih-alih kelak: Instagram tidak berjanji menjaga media tetap bisa dijangkau, dan itulah yang ia tepati.